" Menyajikan Teks Diskusi "
Teks diskusi disusun untuk menyajikan pendapat, sudut pandang, atau perspektif yang berbeda terhadap suatu permasalahan.
Gagasan dan argumen dari semua sisi dievaluasi sebelum menentukan keputusan. Teks Diskusi ( Lisan maupun Tulis) dapat menguji topik yang kontroversial menggunakan argumen secara langsung terhadap topik, dan harus meyakinkan.
Bahasa pada Teks Diskusi
Penggunaan bahasa yang efektif sangat penting dalam teks untuk tujuan persuasif, khususnya diskusi.
- Audiensi : apakah bahasa yang kamu gunakan dapat meyakinkan pembaca atau pendengar?
- Gagasan : apakah kata kata yang kamu gunakan mampu menjelaskan dan menghubungkan gagasan/ argumen serta alasan?
- Sarana Persuasif : Apakah jelas gambaran posisi ( Pendapat) penulis dan mencoba meyakinkan pembaca atau pendengar?"
- Kosakata : apakah kosakata yang kamu gunakan sesuai dengan topik dan konteks tugas?
- Kohesi : Apakah kamu menggunakan dengan tepat: kata rujukan, kata ganti, koniungsi , dan kata hubung dalam kalimat dan paragraf?
Kalimat yang digunakan dalam teks diskusi yang menunjukan waktu sekarang karena biasanya berbicara tentang permasalahan aktual. Kata- kata yang digunakan yang menunjukan waktu kini dan menunjukan apa yang sedang terjadi, misalnya adalah , Merupakan, sedang, artinya, perlu, bertindak, hentikan, selamatkan, perang, kehilangan, perbaiki.
Kata yang mewakili perasaan dan perasaan membawa emosi dari pandangan penulis, misalnya , Percaya, yakin , pikir, rasa , suka, kagum, senang,terkejut , ragu, harap.
kata emotif melibatkan pikiran pembaca seakan pembaca melihat persoalan seperti yang kita pikirkan , misalnya , Ganas , unik , liar, buas, berharga, istimewa, kumal, menakjubkan, berbahaya, brutal, sejuk, lembut.
Bahasa Evaluatif untuk mengkaji argumen dan bukti pendukung, misalnya, penting, sederhana, berpikiran sempit, mengancam, sangat jelas , menguntungkan bagi masa depan, lebih mudah, diharapkan
Konjungsi dan penanda Kohesi-Koherensi. konjungsi digunakan untuk menggabungkan dua gagasan dalam satu kalimat. Sementara konektif digunakan untuk mengkaitkan gagasan di antara kalimat dan paragraf yang berbeda.
Misalnya : Dan, tetapi, namun , bagaimanapun, alasan lain mengapa dan juga
Pembagian Konjungsi
Waktu : Seudah, setelah itu, sebelum, sehabis
Syarat : Jika , kalau , jikalau, asal( kan), bila , manakala
pengandaian: Andaikan , seandainya
Tujuan : Agar, supaya, biar
Konsensif : Biarpun , meski(pun), sekalipun, walau(pun)
Pemiripan: Seakan akan, seolah-olah
Penjelasan : Bahwa
Cara : dengan
urutan : Lalu, terus , kemudian
topik diskusi: Pilihlah topik yang menarik dan memiliki dua sisi pendapat, seperti "Perlukah sekolah tatap muka di masa pandemi?"
Mengumpulkan data dan fakta: Lakukan riset untuk menemukan fakta-fakta yang mendukung kedua sisi pandangan.
Menyusun argumen yang berimbang: Pastikan argumen yang mendukung dan menentang memiliki kekuatan yang seimbang.
Menulis kesimpulan: Rangkai kesimpulan yang mempertimbangkan kedua sisi pandangan atau berikan rekomendasi.
Struktur Teks Diskusi
Pendahuluan (Isu): Bagian yang menjelaskan topik atau permasalahan yang akan dibahas.
Rangkaian Argumen:
Argumen yang mendukung (pro): Argumen yang mendukung topik atau permasalahan disertai dengan bukti dan contoh.
Argumen yang menentang (kontra): Argumen yang tidak setuju dengan topik atau permasalahan yang dibahas.
Kesimpulan atau Saran: Bagian akhir yang merangkum kedua argumen serta memberikan kesimpulan atau rekomendasi berdasarkan pembahasan.
Comments
Post a Comment